Simonsen91knight's website

Our website

28
Ap
Tutorial Analisa Prediksi Dalam Pertandingan Bola
28.04.2018 08:40


Tatkala menonton festival sepakbola dalam layar kaca kita acap disajikan kelakuan tebak skor yang dijalani para empu. Walau merampok, saya bukan percaya tebak skor ialah sesuatu yang seharusnya dilakukan.

Kalau sekadar untuk fun and games bolehlah, akan tetapi tentu gak perlu dianggap serius karena tidak ada pokok logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu buah pertandingan.

Eksentrik dengan menebak siapa menjimbit yang hendak menang -- atau kalau pertandingan akan berakhir dengan seri. Menetak seperti itu natural saja dijalani, walau saat akhirnya globe itu melingkar sehingga pemimpin pun kadang kala kali lengah diprediksi. Apa sebab? Karena ada tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui vokal ini aku akan dukung beberapa tips membuat antisipasi yang tertentu. Bukan bermanfaat saya terus-menerus benar pada memprediksi sebuah pertandingan. Tentu saja tidak, walaupun dengan sekutil berbangga (sediiiikit saja) hamba memiliki rekor kebenaran antisipasi yang pas tinggi: rata-rata 3 dari 4 bayangan saya cocok kenyataan.

Dua bulan sebelum terjadi, saya memprediksi dengan terjadi All German final di Liga Champions. Di final, dikategorikan di depan ribuan warga Surabaya yang memenuhi sebuah kegiatan nonton bareng, saya menjangka Bayern Munich akan mengalahkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben guna penentu penguasaan. Sebelum itu saya pun meyakini kalau Atletico Madrid akan merebut Copa Del Rey. Ujung, saya memperkirakan Belanda dengan mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin abdi tekankan disini adalah; prediksi bisa sah bisa lengah, tapi yang penting satu buah prediksi total harus punya dasar mantik atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, 1 buah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, satu buah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang sahih maka segmen keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap saja tidak mampu diprediksi berdasar pada 100%, apalagi prediksi hal skor akhir. Akan tetapi, presentase kemungkinan kejituan prediksi menumpuk tajam.

Saya ajak Engkau untuk mengkritik beberapa dugaan terakhir abdi guna menerangkan beberapa pijakan penting yang saya serius akan berguna bagi Dikau saat mengetes memprediksi sayembara.

Di antara dugaan yang beta sebut pada atas, kejituan soal Atletico saya akui beruntung [karena sepakan Real Madrid berkali-kali hal mistar tiang Atletico]. Walau demikian terdapat logika dalam belakang bayangan tersebut: Atletico juara meski pun Real Madrid jauh kian berkualitas. Situs judi Perangkat masa menggemakan ketidakrukunan tokoh Madrid dengan pelatihnya, Jose Mourinho, dan bahkan ketidakrukunan di antara tokoh sendiri.

Dari media aneh saya merekam kabar bahwa Ronaldo serta Mourinho pun tidak akur (berita mengenai hal tersebut baru menongol di Nusantara beberapa saat lalu). Guna pelatih beta paham betul arti kesentosaan tim di dalam dan pada luar vak dan dampaknya bagi prestasi tim. Sesuatu ini ditambah faktor Falcao yang selagi on fire, yang menciptakan saya kekar memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips prediksi 1: Pertimbangkan suasana di tim, terutama saat satu turnamen berlangsung di mana pemain pantas terus bertepatan tanpa sanggup menghindari rekan-rekannya.

Tip bayangan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung ataupun saat perbandingan cup, kemonceran striker demikian menentukan. Ketika pertandingan perkongsian kualitas sela panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta semata elemen menjulang lainnya. Tatkala laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkanmenjadikan, walau daya keseluruhan menjulang juga mesti dipertimbangkan.

Tatkala memprediksi penguasaan Belanda 3-0 atas Indonesia saya menentang hati nurani. Dengan subjektif hamba membela Indonesia tentunya. Namun, saat mengenakan kacamata dinamakan objektivitas, kita semua pasti setuju bahwa Belanda jauh di bagi Indonesia. Kemudian mengapa bukan memprediksi skor akhir yang lebih mencolok? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat tetapi Indonesia bakal bermain penuh gairah, sehingga akan bisa mereduksi pertarungan kualitas. Menjadi, skor tipis atau raksasa bisa selalu diprediksi beserta sound logic -- tapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, ialah keberuntungan semata.

Tips bayangan 3: Hindari membela satu tim tatkala membuat bayangan. Kita mampu selalu berhajat tim mahkota kita unggul, tapi saat membuat perkiraan tentu logika harus diutamakan di untuk fanatisme kukuh.

Saya tersenyum saat mengatakan di satu buah media peluang tentang persamaan-persamaan final Liga Champions tahun ini beserta tahun 1997 saat Dortmund menjadi wijaya terakhir kolam. Banyak pembaca saya tetap terpancing untuk memprediksi kemenangan Dortmund berlandaskan fakta-fakta itu. Mereka meleng bahwa fakta-fakta tersebut memikat dan betul2 benar adanya, namun gak memiliki kolerasi apapun secara pertandingan pucuk Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah kelurusan hati dengan fakta yang lain adalah salah satu kaca dari sekian banyak orang fallacy of logic.

Tips prediksi 4: Jangan terpancing para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang karakternya sebatas entertainment (menarik), tapi dijual seakan akan pantas menjadi mintakat membuat satu buah prediksi sayembara.

Dalam tulisan yang sama statistik pertandingan sempang Dortmund vs Bayern juga dimunculkan terlintas bertahun-tahun ke belakang. Karena histori statistik Dortmund memang megah saat melawan Bayern, banyak yang lantas menilai BVB akan dapat mengalahkan Bayern di final Eropa. Hal ini menyimpangan. Mengapa? Karena statistik zaman "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik prolog musim pula biar tidak mampu dengan begitu saja menjadi tolok ukur. Perkembangan kedua tim sejak pertemuan buncit perlu dipertimbangkan.

Tips antisipasi 5: Manfaatkan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Anda pada statistik pertandingan renggangan kedua tim yang paling dekat beserta saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim berdasar pada keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini selalu.

Karena perkiraan saya terkadang saya munculkan di twitter (@coachtimo), tidak sedikit pihak mohon saya meneka berbagai festival lainnya. Kebanyakan saya abaikan atau abdi tolak beserta alasan kurang paham mengenai kekuatan kedua tim. Keterangan saya itu senafas dengan tips bayangan berikut.

Tips prediksi 6: Jangan bertahu-tahu. Hindari mencoba-coba membuat bayangan tanpa dilatar belakangi keterangan dan wawasan yang cantik mengenai kru atau persatuan tersebut. Lamun bukan pakarnya English Premiere League, contohnya, hindari membuat prediksi tentang MU vs Chelsea. Kalian mustahil sebagai pakar mengenai semua perkongsian yang terdapat. Akui pula.

Tips dugaan 7: Aku juga tidak seharusnya memprediksi setiap festival. Ada waktunya pertandingan super sulit diprediksi. Analisa Anda deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua menjimbit menurut Kamu 50-50. Lamun sudah demikian tahan muncul, hindari memaksakan diri membuat prediksi. Dengan demikian prosentase kejituan bayangan anda dengan meningkat.

Tetap banyak pertimbangan lainnya yang bisa serta patut dikenakan dalam membuat sebuah dugaan yang terhormat. Karena keterbatasan tempat aku berhenti sampai di sini dulu.

Ingat: 1 buah prediksi yang berkelas tidak melulu ditentukan oleh petunjuk prediksi tersebut. Sebuah dugaan yang terhormat, baik sah maupun khilaf, seharusnya dinilai dari reason atau markah analisa yang ada pada belakangnya.

Comments


Free website powered by Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!